Pameran

Dialog tentang Pasar dan Sejarah Kota

Apa yang mereka hadirkan dalam merespons tema pasar kerap kali terjebak pada romantisme memandang pasar tradisional yang kondisinya makin terimpit oleh pasar-pasar modern dan pusat-pusat perbelanjaan di kota Denpasar yang terus tumbuh. Menelusuri sejarah sebuah kota, barangkali paling mudah melalui asal-usul namanya. Seperti kota Denpasar, nama kota ini berasa dari dua kata dalam bahasa Bali...

Urusan Identitas yang Belum Usai

  Lewat kain aneka corak yang merupakan kekayaan Indonesia, Renoult sedang berupaya mengenal akar budayanya.   Sejak tanggal 2 Juni hingga 15 Juli 2017, ruang pamer Erasmus Huis Jakarta menampilkan karya-karya lukis dari perupa Belanda Rob Renoult. Bertajuk “Unfinished Business”, pameran ini menampilkan 20 lukisan Renoult yang kental dengan gaya abstrak minimalis dan blok warna mencolok. Friesland, Belanda,...

Kolaborasi Apik Muklay dan The Prodigies

Selain menampilkan kekhasannya yang menggunakan warna-warna cerah dengan outline tebal, figur-figur dalam karya Muklay berupa kolase manusia dengan mahluk-mahluk lain.   Bersama dengan bulan Ramadhan, Muchlis Fachri menggelar pameran tunggal pertamanya yang bertajuk “See Something Strange” di ARTOTEL Thamrin, Jakarta. Pameran yang berlangsung dari pada 9 Juni – 9 Agustus 2017 ini dikuratori Safrie Effendi yang...

Manipulasi Realitas Sosial

Di pameran tunggalnya, Agan Harahap mengajak kita mempertanyakan kebenaran dan peka terhadap perubahan. Dalam kancah art photography, nama Agan Harahap tak lagi asing. Sosok yang dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai ahli manipulasi foto kelas kakap itu kembali menghelat pameran tunggal pada 15 April – 21 Mei 2017 di Mizuma Gallery, Singapura. Mengambil tajuk “The Social...

Cerita Kartini Tentang Api yang Menyala Lagi

  Tentu beda rasa yang ditangkap, melihat foto yang hanya ber-caption “Kartini, Kardinah, Roekmini” dengan foto yang dilengkapi keterangan memadai, satu sampai dua paragraph.     Kartini, Kardinah, Roekmini berkebaya dengan bros kecil di dada, serta kalung dengan bandul berbentuk hati. Kardinah dan Roekmini melihat ke arah kiri foto, hanya Kartini melihat ke kamera. Ketiganya membubuhkan tanda tangan...